Percepatan Inklusi Ekonomi UMKM Daerah Via Adopsi Fintech

Halo sob , kali ini mau bagi info Percepatan Pemulihan dan Peningkatan Inklusi Ekonomi Bagi UMKM di Daerah Melalui Akselerasi Adaptasi Layanan Teknologi Perbankan dan Fintech? Cekidot sob..

Percepatan Pemulihan dan Peningkatan Inklusi Ekonomi Bagi UMKM di Daerah Melalui Akselerasi Adaptasi Layanan Teknologi Perbankan dan Fintech

Senangnya pagi hari ini berkesempatan belajar dan menyimak webinar forum Percepatan Pemulihan dan Peningkatan Inklusi Ekonomi Bagi UMKM di Daerah Melalui Akselerasi Adaptasi Layanan Teknologi Perbankan dan Fintech bagian dari acara Digitalisasi Nusantara Expo Summit 2022.

*FORUM VII: Percepatan Pemulihan dan Peningkatan Inklusi Ekonomi Bagi UMKM di Daerah Melalui Akselerasi Adaptasi Layanan Teknologi Perbankan dan Fintech*

Waktu: 13:30 – 15:00 WIB

Narasumber:

1. Budi Gandasoebrata, Wakil Kepala Badan Pengembangan Keuangan Digital KADIN untuk Pengembangan Layanan Inovasi Keuangan Digital, Sekretaris Jenderal AFTECH

2. Dina Artarini, Chief of Legal & Compliance DANA dan Kepala Departemen Sistem Pembayaran AFTECH

3. Dwina Septiani Wijaya, Direktur Utama PERURI

4. Joko Suyanto, Ketua Umum Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo)

Moderator:

Rofi Uddarojat, Head of Public Policy and Government Relations, Indonesian E-Commerce Association (IdEA)

Perlu diketahui kegiatan “Digitalisasi Nusantara Expo & Summit (DNES) 2022” yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dan Yayasan Internet Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surakarta, berlangsung mulai dari 29-31 Maret 2022 secara hybrid (online dan offline dari Edutorium UMS Surakarta) dengan tema “Akselerasi Ekonomi Dari Kota Hingga Kampung Dan Desa Melalui Digitalisasi”. 

Sebuah inside adopsi fintek di Indonesia. Tiga besar aplikasi keuangan yang diunduh di Indonesia yaitu Mobile Payment, Kartu Kredit dan Pinjaman Online. Perkembangan fintech global selama pandemi, terlihat perubahan dari Offline ke Online sebagai wujud adaptasi. Peluang di era digital, diketahui ekonomi digital di Indonesia tumbuh pesat. Proyeksi ekonomi internet Indonesia di tahun 2025 USD 146 miliar.

Tantangan / hambatan menggunakan fintech. Penetrasi Internet dan kepemilikan smartphone namun infrastruktur masih harus dikembangan. Selain itu didukung literasi pemanfaatan internet yang bijak. Salah satunya sistem pembayaran masa kini menggunakan QRIS.

PERURI membantu menjamin keaslian, contohnya dokumen penting dalam bisnis dengan aman. PERURI berpengalaman dalam High Security Printing hingga sekarang High Security Digital. PERURI siap membantu dan berkolaborasi dengan UMKM melalui Digital Security Business Portofolio yaitu Peruri Code, Peruri Sign , Peruri Trust. Intinya dalam digitalisasi, kita harus aware soal keamanan dalam bisnis.

Selama pandemic, kinerja BPR dan BPRS masih terjaga dan tumbuh positif. Lebih dari 50% penyaluran kredit UMKM, BPR menjadi mitra membantu UMKM dengan akses layanan penyaluran kredit lebih mudah. Kolaborasi dan konektivitas BPR dan BPRS dengan lembaga lain baik itu antar BPR, UMKM, Fintech lending.

Pelaku usaha / UMKM bisa memanfaatkan https://cekfintech.id/ semua informasi bisa didapatkan untuk pertimbangan. Bahkan sobat bisa menyampaikan / menanyakan kebenaran penawaran yang sobat ketahui dari fintech. Satu hal lagi sobat bisa cek riwayat / rapor rekening ini apakah pernah melalukan penipuan.

Dengan adanya Fintech membantu UMKM dalam akses pendanaan yang lebih mudah, dari proses, penyaluran, semuanya lebih cepat dan transparan sehingga UMKM dapat bertumbuh dengan baik. Digitalisasi ekonomi, sejatinya eksekusi kolaborasi semua pihak agar tercapai tujuan ekonomi maju dengan aman.

Mohon maaf jika salah penangkapan informasi, Monggo boleh koreksi, yuk komentar dibawah saling belajar dan berbagi ilmu pengetahuan..

Advertisements
, , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published.